Art Nouveau (atau seni baru) adalah sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan yang meliuk-liuk. Pada dasarnya, aliran ini muncul sebagai sebuah reaksi terhadap industrialisasi dan penggunaan mesin yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi. Ukiran dan ulir flora pun dibuat cenderung ‘berlebihan’ untuk menekankan kesan yang lebih hidup serta keterampilan yang sifatnya sangat emosional.

Bureau

Bureau by Louis Majorelle

Perancang mebel Perancis terkenal Louis Majorelle merancang mahogany burreau ini sekitar tahun 1900. Ornamen-ornamen hiasannya dibuat dengan tangannya, lengkungan, dan garis hiasan metal adalah lambang seni gaya nouveau yang mana ia menangkan sepanjang tahap pertengahan kariernya. Setelah Perang dunia I (1914-1918), karya Majorelle mencerminkan perancangan era seni deco yang semakin abstrak.

Wallpaper by William MorrisWallpaper by William MorrisPada awal abad ke-19 kaum industri mulai menciptakan kertas dinding, dan mutu desain menurum. William Morris, seorang seniman Britania yang tertarik akan desain alat-alat rumah tangga dan barang-barang kebutuhan sehari-hari, mulai menciptakan kertas dinding buatan tangan yang kemudian membuatnya masuk ke dalam dunia desain rumah. Desain kertas dinding ini didasarkan pada motif tumbuhan sejenis sayuran yang disesuaikan mode, suatu tema umum pada desain seni nouveau.

detail of art nouveau decoration

Detail of Art Nouveau DecorationDetil dekorasi pintu dari suatu bangunan yang dibangun pada awal abad 20 di Milan, Italia, menggambarkan tema yang bergaya seni nouveau. Corak yang dibuat dengan tangan dari karya ini mencerminkan reaksi seniman seni nouveau yang melawan desain buatan mesin. Corak lembut dari wajah manusia dan pola daun-daun menggambarkan pentingnya tampilan alami. Lukisan tumbuh-tumbuhan menjadi sangat integral bagi pergerakan yang pada seni Italia Nouveau juga dikenal sebagai stile floreale (floral style). IsoldeIsoldeIsolde adalah ilustrasi oleh Pelukis Inggris akhir abad ke-19 dan seniman grafis Aubrey Beardsley. Penggunaan garis dekoratif, figur yang disesuaikan mode, dan media flat melambangkan gaya art nouveau. Beardsley membuat sejumlah besar ilustrasi untuk surat kabar dan buku. Penggunaan warna-warna gelap dramatis dan pencahayaannya sangat sesuai pada medium grafis. Job PosterMucha’s Poster for Job CigarettesAlphonse Mucha, seorang perancang poster dan pelukis Czech-French, adalah figur terkemuka pada era pergerakan art Nouveau akhir 1800an dan awal 1900an. Poster ini berasal dari iklan rokok Job tahun 1897, helaian rambut yang melengkung membentuk suatu pola hiasan yang khas dari gaya Art Nouveau.

Art Deco adalah sebuah gerakan desain yang populer dari 1920 hingga 1939, yang mempengaruhi seni dekoratif seperti arsitektur, desain interior, dan desain industri, maupun seni visual seperti misalnya fesyen, lukisan, seni grafis, dan film. Gerakan ini, dalam pengertian tertentu, adalah gabungan dari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk Konstruksionisme, Kubisme, Modernisme, Bauhaus, Art Nouveau, dan Futurisme. Popularitasnya memuncak pada 1920-an. Meskipun banyak gerakan desain mempunyai akar atau maksud politik atau filsafati, Art Deco murni bersifat dekoratif. Pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan ultra-modern.

Art Deco merupakan suatu seni yang bersifat dekoratif dan elegan yang muncul sebagai reaksi modernisasi dalam melawan style Art Nouveau. Karena masih dekat dengan style Art Nouveau, maka ada penggunanan bentuk geometris yang kaku dan simetris, tidak seperti style Art Nouveau yang cenderung memiliki bentuk dasar tumbuhan yang dinamis dan meliuk-liuk.

Beau Brownie

Oleh: Walter Dorwin Teague


Constructivism adalah suatu pergerakan seni yang berkembang di Rusia (Uni Soviet) sekitar tahun 1914-1920 yang terpengaruh dari gaya cubism. Para seniman constructivism merupakan pelopor pembaruan seni Rusia (Russian avant-garde), di mana tidak diperbolehkan adanya pembedaan seni untuk kelas atas (borjuis) dengan kelas bawah .Constructivism merupakan gerakan seni resmi pemerintahan Bolshevik di Rusia. Salah satu tokohnya adalah El Lissitzky, yang juga banyak bereksperimen dengan fotogram.

Desain mayoritas dari constuctivism berbentuk geometris kinetic dengan warna dominan  merah, hijau, dan hitam.

 Model for Column; oleh Naum Gabo   Composition with Circles; oleh Aleksandr Rodchenko

Futurism adalah suatu pergerakan seni yang muncul di Italia pada tahun 1909. Pencetus gerakan seni ini adalah seorang pengarang Italia bernama Ferrucio Busoni . Gerakan futurism mengeksplor semua media seni, seperti seni lukis, seni pahat, sastra, theater, musik, arsitektur, bahkan tata boga. Filippo Marinetti, seorang sastrawan Italia adalah orang pertama yang menghasilkan sebuah kebijakan dari filosofi artistik tersebut.. Ia mendapat inspirasi dari kehidupan yang berubah menjadi efisien berkat teknologi mesin. Futurism mengutamakan bagaimana menangkap unsur gerak & kecepatan ke dalam lukisan dengan memanfaatkan prinsip aneka tampak ( multi view print). Futurism juga mendukung tipografi sebagai ekspresi dalam desain, sehingga banyak penyair futurism yang memanfaatkan tipografi sebagai bagian dari ungkapan perasaannya dalam berpuisi.

Tokoh-tokoh lainnya yang berkutat di bidang ini misalnya Giacomo Balla, Ardengo Soficci, dan Stephane Malarme.

Futurism Sculpture; oleh Umberto Boccioni   Nude Descending a Staircase, No. 2; oleh Marcel Duchamp

Setelah Perang Dunia I selesai, muncullah sekolah ” Bauhaus ” di Weimar, Jerman. Bauhaus sebenarnya berarti gedung Sekolah merupakan nama yang dipakai untuk “Staatliches Bauhaus” sebuah Sekolah yang menggabungkan kerajinan dan Seni dan yang menuju pada pendekatan pendidikan Desain. Didirikan oleh Walter Gropius seorang arsitek yang bertujuan menyatukan arsitek, seniman, dan tukang dengan prinsip ” There is no essential difference between the artist and the craftman ” , dimana simbolnya adalah bangunan yang disinari oleh 3 buah bintang. Bauhaus sebenarnya merupakan penggabungan dari dua institusi pendidikan : “Grand Ducal School of Arts and Crafts” yang didirikan oleh Grand Duke of Saxe-Weimar-Eisenach tahun 1906 dan dipimpin oleh Henry van de Velde seorang artis Art Nouveau Belgia; dan “the Weimar Academy of Fine Art”. Bauhaus berdiri tahun 1919 sampai 1933.Bauhaus akhirnya ditutup Tahun 1933 oleh rezim NAZI ketika Hitler berkuasa dan para pengajarnya banyak yang pindah ke Amerika. Tujuan praktis dari sekolah ini adalah menciptakan suatu kehidupan baru dan style yang baru untuk suatu jaman yang baru dengan suatu kesatuan yang baru antara seni dan teknologi
Dampak buruk dari Perang Dunia pertama , kemiskinan dan inflasi menciptakan pandangan baru, yang sangat berpengaruh pada desain, arsitektur, dan kesenian. Ini adalah era Bauhaus, gerakan yang merupakan reaksi terhadap perubahan sosial dan tetap berelevansi dengan estetika.
Gropius menyatakan bahwa tujuannya adalah “to create a new guild of craftsmen, without the class distinctions which raise an arrogant barrier between craftsman and artist.” Intensi pertama Bauhaus adalah penggabungan sekolah arsitektur, sekolah kerajinan tangan, dan akademi kesenian.
Bauhaus menggunakan pemikiran Johannes Itten yang mengajarkan Vorkus (pendidikan awal) sebagai pengenalan terhadap pendidikan di Bauhaus. Setelah Itten mundur, ia digantikan oleh László Moholy-Nagy dari Hungaria . László Moholy-Nagy menulis ulang Vorkus yang disesuaikan dengan pemikiran baru yang disampaikan oleh Gropius.
Gropius menyatakan bahwa era baru dimulai saat perang berakhir. Ia ingin menciptakan karya arsitektur yang mencerminkan era yang baru. Ia menggunakan gaya arsitektur yang fungsional, murah, dan konsisten dengan produksi massal. Gropius ingin menyatukan kesenian dan kerajinan tangan mencapai produk fungsional.
Jerman kekurangan bahan – bahan material yang dimiliki Amerika dan Inggris, mereka harus bertahan dengan tenaga kerja yang berkualitas dan mampu mengekspor inovasi dan barang – barang berkualitas. Karena itu, desainer sangat diperlukan, begitu juga dengan metode pendidikan kesenian yang baru. Pendidikan baru memiliki filosofi bahwa seniman harus dilatih agar bekerja dalam industri.
Bauhaus juga sempat mengeluarkan Majalah Bauhaus dan buku berseri “Bauhausbücher”
Salah satu point penting Bauhaus adalah menyatukan kesenian, kerajinan tangan, dan teknologi. Mesin dinyatakan sebagai elemen positif dalam desain, karena itu, industri dan desain produk adalah komponen penting.
Vorkurs (“initial” (pengenalan), “preliminary course” (pendidikan awal)) diajarkan di Bauhaus.
Vorkus adalah pendidikan “basic design” yang menjadi kunci dasar pendidikan Arsitektur dan Desain di seluruh dunia.
Salah satu kontribusi penting dari Bauhaus adalah desain furniture modern.
Salah satu pendidikan di Amerika, “The Master Craftsman Program di Florida State University”, juga berdasarkan filosofi kesenian dari Bauhaus.

Lightly Touching [Leicht Berührt] (1931)  Soft Pressure [ Sanfter Nachdruck ] (1931)  Ashtray ( 1924)
Data ini kami sadur dari Wikipedia dan Dezignare, dan beberapa bagian kami kutip dari http://www.geocities.com/sta5_ar530/tugas_kelompok/kelompok5/BAB_I.htm

Sumber lainnya:

http://www.artlex.com/ArtLex/b/bauhaus.html

De Stijl (atau the style dalam bahasa Inggris) adalah sebuah pergerakan seni yang muncul pada tahun 1920-an di Belanda, tepatnya pada tahun 1917. Dalam konteks yang lebih sempit, De Stijl sering berkenaan dengan lembaga kerja yang didirikan oleh sekelompok seniman pada tahun 1917-1931.Konsep De Stijl ini mencari sebuah pemikiran utopia yang baru dalam keharmonisan dan keteraturan. De Stijl mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. Komposisi visualnya disederhanakan menjadi hanya terdiri dari bidang dan garis saja, dalam arah vertikal dan horisontal, serta hanya menggunakan warna-warna primer, seperti merah, biru, dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih.Dalam kebanyakan karya seni, garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan, tetapi saling melewati satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari karya-karya Piet Mondrian.

Tree, oleh Piet Mondrian   Composition with Red, Yellow, and Blue; oleh Piet Mondrian   Red / Blue Chair; oleh Gerrit Rietveld   Composition with Blue, Black, Yellow and Red; oleh Piet Mondrian

~Introduksi~

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang beberapa pergerakan seni yang tumbuh dan berkembang di dunia ini sejak terjadinya revolusi industri di Inggris. Dalam penyampaiannya, kami akan memberikan penjelasan mengenai satu jenis pergerakan seni yang terjadi setiap satu post. Semoga informasi yang kami berikan bermanfaat bagi Anda sekalian.

Awal Mula Munculnya Pergerakan Seni dan Revolusi Industri

Pada pertengahan abad ke-18, terjadi sebuah perubahan besar di negara Inggris yang diawali dengan penyempurnaan prinsip kerja mesin uap oleh James Watt pada tahun 1769. Perubahan besar ini merupakan awal dari munculnya revolusi industri di negara Ratu Elizabeth tersebut. Dengan adanya mesin uap yang telah disempurnakan, perkembangan industri mesin di Inggris pun melaju pesat. Hal ini menyebabkan penggunaan mesin sebagai pengganti tenaga kerja manusia menjadi semakin marak. Maraknya penggunaan mesin kemudian menyebabkan banyaknya tenaga kerja manusia yang kehilangan pekerjaannya akibat PHK (Putus Hubungan Kerja).

Banyaknya tenaga kerja manusia yang kehilangan pekerjaannya akibat maraknya penggunaan mesin dianggap telah menciptakan suatu aspek dehumanisasi (penghilangan aspek kemanusiaan). Hilangnya aspek kemanusiaan, di mana karya seni yang ada bukan lagi merupakan buatan tangan, melainkan buatan mesin, juga menyebabkan karya-karya yang diproduksi menurun kualitasnya. Hal ini kemudian ditentang oleh para golongan pecinta karya seni. Reaksi pertentangan ini pun kemudian menjadi titik awal dari munculnya pergerakan-pergerakan seni yang tumbuh dan berkembang hingga sekarang.

~Taste the Pleasance of Design~

Hallo para pengunjung sekalian. Kami, D’sign Licious adalah sebuah kelompok kecil yang berasal dari fakultas Seni Rupa dan Desain, jurusan Desain Komunikasi Visual, Universitas Tarumanagara. Blog ini kami buat untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen Tinjauan Desain 1 kami, Bapak Arief Adityawan. Blog ini akan berisi informasi seputar seni rupa dan desain yang akan kami berikan atau kami update sesekali.

~D’sign Licious~

Nama kelompok kami, D’sign Licious berasal dari 2 kata, yaitu design dan delicious. Kata design berasal dari Bahasa Inggris yang berarti desain, sedangkan kata delicious juga berasal dari Bahasa Inggris yang berarti enak. Kata enak di sini memiliki makna kenikmatan saat kita sedang menyantap sesuatu. Dalam konteks ini, kata delicious yang dikaitkan dengan kata design memiliki makna bahwa desain adalah sesuatu yang enak untuk dinikmati, dipandang, atau dirasakan.

Kami berharap untuk menggugah perasaan dan memberikan kesenangan tersendiri bagi para pengunjung yang mengunjungi blog kami ini.

~ Meet us, the D’sign Licious-ers!!~

Kelompok kami terdiri dari 5 orang mahasiswi dan seorang mahasiswa yang menekuni bidang Desain Komunikasi Visual di Universitas Tarumanagara. Untuk pelajaran Tinjauan Desain 1 ini, kami berada di bawah bimbingan Bapak Arief Adityawan selaku dosen pengajar kami. Kami berenam yang dipertemukan di kelas A untuk mata kuliah Tinjauan Desain 1 ini memiliki anggota sebagai berikut:

1. Kartika Salim, NIM: 625060113

2. Stephanie Surianto, NIM: 625060128

3. Erlin Septiana, NIM: 625060146

4. Andria Pratiwi, NIM: 625060164

5. Kurniadi Saputra, NIM: 625060167

6. Fenny, NIM: 625060170

Mengenai info lebih lanjut, akan kami tambahkan dalam post selanjutnya. Sekian perkenalan dari kelompok kami.

Selamat menikmati!

« Halaman Sebelumnya